Mengertilah Aku, Kasih


Kasihku..
Aku adalah insan yang tak sempurna..
Kemanapun ku berlari…
Matahari slalu mengejar..
Dan hujan slalu membasahi…

Siapa jua membendung samudera..
Siapa jua menciptakan bintang..
Kuhanya manusia biasa…
Tak sempurna apa adanya…

Taukah engkau kasihku…
Seringkali kusadar kutersakiti…
Namun dendam tiada pernah tersirat..
Karna kucinta dikau dalam sgala hal..
Kaulah harta yang berharga bagiku…

Mengertilah aku apa adanya..
Kutakut kau kecewa padaku…
Namun sadarilah duhai kasih…
Pengertianmu adalah yang kuharapkan…
Tak hanya sekedar kita bersama…

Bagaikan seekor burung dalam bidikan..
Pasrah mati tertembak oleh sang pemburu..
Itulah keadaanku, yang tak pastikan..
Esok akan indah atau berubah cerah..
Pengertianmu dan Tuhanlah yang tahu…

Jejakmu

Ada jejakmu di hati
Sejak engkau melangkah bahagia
Hingga pergi meninggalkan luka
Semuanya tertinggal

Terngiang aku saat-saat dulu
Kita berdua masih
Menjejak harapan yang sama
Tujuan yang satu… cinta abadi

Hingga lalu engkau pergi
Meninggalkan jejak yang dalam di hati
Tanpa pernah berkata, tanpa pernah memberi
Padaku, harapan untuk kembali

Takkan kuhapus jejakmu…
Biar sakit, biar pedih, atau apapun rasanya
Tetap tersimpan selama-lamanya
Hingga angin dan air mengaburkan semua

Cinta Putih

Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang s’lalu mendiami
serta seutas wajah yang menerangi
Pada hati…bangkitkan semangat diri
tuk lalui hari-hari

Meski kutau bagiku takkan mungkin lagi ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman asa
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’

Ada keyakinan yang tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri
dan kau tetap disana, diami sudut paling sunyi
dan suci…

Welcome To Ronald Blog